Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

BATIK KUNTUL PERAK

CATATAN AKHIR TAHUN 2017 BADUI'S project Tahun ini adalah tahun dimana batik Bontang @batikkuntulperak mengeluarkan motif jukut bawis atau ikan bawis yang merupakan salah satu endemik laut khas daerah Bontang Kaltim ( oleh BADUI'S project  dijadikan sebagai tema koleksi resort 2017 ). Seperti sebelumnya bahwa batik Kuntul Perak yang merupakan ciptaan  Bpk @ading_assegaf selalu berusaha mengeksplorasi kekayaan dan ragam budaya Bontang seperti burung Kuntul Perak itu sendiri yang dikenal sebagai maskot kota Bontang kemudian keadaan topografi Bontang, daerah khas pinggir laut sampai keelokan pohon bakau mulai dari akar,daun sampai guratan kayunya. Dari pola pikir tersebut membuat ayah 2 anak ini menemukan jati diri karyanya yang sudah berhak paten sejak 28 September 2015. Salah satu yang menjadi ciri khas utama Batik Kuntul Perak adalah adanya motif berbagai rupa dari burung Kuntul Perak yang bertemu motif lain dalam satu kain disamping warna terang gaya pe

JUKUTBAWIS

BADUI'S project berkolaborasi dengan Batik Kuntul Perak mempersembahkan koleksi  BADUI'S Project Resort 2017 JUKUTBAWIS Setelah sebelumnya motif Burung Kuntul Perak, Mangrove, akar dan ukel berjaya, tahun ini (2017) memperkenalkan motif ikan bawis sebagai simbol kebanggaan khas daerah Bontang (Kalimantan Timur) berpadu apik dengan akar mangrove, terumbu karang dan rumput laut. Mengapa JUKUTBAWIS? Jukut bawis artinya dalam bahasa Kutai adalah ikan bawis ( Jukut = Ikan) . Ikan bawis sendiri merupakan biota laut yang hanya didapatkan di kota Bontang sebagai ikan khas dan mampu menjadi daya tarik tersendiri sebagai kuliner sedap menjanjikan untuk diperkenalkan keluar daerah sebagai makanan khas Bontang seperti Gami' Bawis (baca juga edisi Gami'Bawis di www.iwanamirbadui.blogspot.com ) Konsep ini diterjemahkan dalam bentuk koleksi batik ready to wear, Terdiri dari rok lingkar, atasan longgar/blouse, celana ikat, cropped top dan masih banyak lag

BOLU PECAK

Untuk kamu yang di Bontang, pasti kenal dengan salah satu makanan ini. Salah satu makanan khas yang disukai masyarakat Bontang,Kalimantan Timur.  Makanan khas Bontang ini juga bisa kita nikmati di bulan puasa.  Makanan ini namanya BOLU PECAK. Bolu bukan sembarang bolu, bolu ini tidak keras seperti bolu yang ada melainkan lembut ber air gula. Kenapa lembut ? karena tidak memakai tepung hanya berbahan telur dan air gula aren atau gula pasir yang dicairkan.  Cara pembuatannya pun cukup mudah:   Pertama-tama siapkan telur 5 pcs ( untuk hasil 10- 15 bolu pecak) kemudian di kocok atau blend sampai rata.  Siapkan tatakan / cetakan bolu dengan bentuk sesuai keinginan. lalu masukkan adonan telur ke dalam cetakan, lalu diamkan.  Siapkan Gula pasir setengah kilo atau Gula aren sebanyak 1 pcs yang diinginkan untuk mengembangkan adonan telur tadi  ( Jika ingin lebih manis  tambahkan sesuia keinginan).  Siapkan dua tempat berisi air mendidih untuk melarutkan gula tersebut.  ca

JUKUT BAWIS

JUKUT BAWIS Tahun 2017 adalah tahun dimana akan dimulainya perjalanan motif jukut bawis (bahasa Bontang) atau jika di Indonesia kan artinya ikan bawis. Setelah tahun 2016 dimulainya konsep BTRUMPA' untuk Batik Kuntul Perak yang sukses di pasaran (baca sebelumnya kolom "BTRUMPA'by IWAN AMIR"). Konsep ini masih bercerita tentang kota Bontang, Kaltim yang sangat saya cintai.   Kota ini terletak sekitar 120  kilometer  dari Kota Samarinda , berbatasan langsung dengan  Kabupaten Kutai Timur  di utara dan barat,  Kabupaten Kutai Kartanegara  di selatan dan  Selat Makassar  di timur. Letak geografisnya 0.137° LU dan 117.5° BT. Perlu diketahui d i kota ini berdiri tiga perusahaan besar di bidang yang berbeda-beda,  Badak NGL  ( gas alam ),  Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Urea, A monia liquid dan Pupuk NPK ) dan  Indominco Mandiri  ( batubara ) serta memiliki kawasan industri petrokimia yang bernama  Kaltim Industrial Estate . Kota Bontang sendiri merupakan kota yang be

NO'VENOMOUS by IWAN AMIR

foto by JF3 JAKARTA FASHION AND FOOD FESTIVAL 2015 "when fashion loves earth" Bertemakan BIOMIMETICS dengan mengambil inspirasi daerah  BANJARMASIN dan  REUSE CONCEPT beraplikasi  EMBROIDERY dan UNFINISH serta  PATTERN PLAY                "RE+HABITAT"       #Biomimetics       #When fashion loves earth       #Reuse       #Bahan kemeja jadi dan bahan serat       #Tehnik aplikasi bahan menyerupai tumpahan minyak       #Unfinish       #Pattern Modification Lensed by Ridwan Atma Wijaya Edited by Christo